Maaflah.
Mulut ini memang jahat.
Perangai ini memang buruk.
Hati ini memang busuk.
Lidah ini memang tajam.
Wajah ini memang menyakitkan mata memandang.
Maaflah..
Dari aku terusan menyakiti mereka yg ada di sekeliling,
Lebih baik aku undur diri.
Mendiam seribu bahasa itu barangkali lebih baik.
Berpaling tiap kali bersua lebih elok.
Melarikan diri dari semua org adalah jalan yang terbaik.
Supaya tiada hati terluka dan disakiti.
Biarlah tidak berteman.
Cukuplah Allah sebagai Penemanku di bumi asing ini.
Untuk kesekian kalinya,
aku mohon maaf dari kamu dan mereka semua.
maaf atas segala keterlanjuran.
meski aku tidak pernah mendengar kata itu terucap dari lidah kalian,
tak mengapa.
memang aku yang salah.
Kalian mulia, apalah dayaku yang hina.
Maaflah.
Cukuplah Allah sebagai Penemanku. Alhamdulillah.
Maaflah.
No comments:
Post a Comment